link quis




Senin, 15 Desember 2014

Perhitungan Penjualan Barang

PERHITUNGAN PENJUALAN BARANG

Kasus Pemrograman : latihan listview perhitungan penjualan barang.

Design Form seperti gambar di bawah  :






Ketentuan :
-    Kode barang menentukan nama barang dan merk
-    2 digit karakter dari sebelah kiri menentukan merk barang.
-    3 digit karakter dari sebelah kanan adalah menentukan nama barang.
-    Total harga muncul ketika terjadi penekanan Enter di jumlah beli.
-    Total Harga = Harga * Jumlah Beli


Contoh :
Kode Barang = TS001, Merk = Toshiba, Nama Barang = Flashdisk 4GB.
Kode Barang = TS002, Merk = Toshiba, Nama Barang = Flashdisk 2GB.
Kode Barang = VG001, Merk = V-Gen, Nama Barang = Flashdisk 4GB.
Kode Barang = VG002, Merk = V-Gen, Nama Barang = Flashdisk 2GB.

Ketentuan Harga :
Kode Barang
001
002
TS
105000
75000
VG
90000
60000



PENYELESAIAN


Public Class Form1

    Private Sub No_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles No.TextChanged

    End Sub

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        Call BuatTabel()
        Kode.Items.Add("TS001")
        Kode.Items.Add("TS002")
        Kode.Items.Add("VG001")
        Kode.Items.Add("VG002")

    End Sub

    Sub BuatTabel()
        LV.Columns.Add("No. Pembelian", 80, HorizontalAlignment.Center)
        LV.Columns.Add("Kode Barang", 80, HorizontalAlignment.Center)
        LV.Columns.Add("Nama Barang", 80, HorizontalAlignment.Left)
        LV.Columns.Add("Merk", 80, HorizontalAlignment.Left)
        LV.Columns.Add("Harga", 80, HorizontalAlignment.Center)
        LV.Columns.Add("Jumlah Beli", 150, HorizontalAlignment.Center)
        LV.Columns.Add("Total Harga", 80, HorizontalAlignment.Center)
        LV.View = View.Details
        LV.GridLines = True
        LV.FullRowSelect = True
    End Sub

    Sub isitabel()
        Dim lst As New ListViewItem
        lst.Text = No.Text
        lst.SubItems.Add(Kode.Text)
        lst.SubItems.Add(Nama.Text)
        lst.SubItems.Add(Merk.Text)
        lst.SubItems.Add(Harga.Text)
        lst.SubItems.Add(Jumlah.Text)
        lst.SubItems.Add(Total.Text)
        LV.Items.Add(lst)
    End Sub

   
    Private Sub Kode_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Kode.SelectedIndexChanged
        Dim x As String
        x = Mid(Kode.Text, 1, 2)
        If x = "TS" Then
            Merk.Text = "Thosiba"
        ElseIf x = "VG" Then
            Merk.Text = "V-Gen"
        Else
            Merk.Text = "-"

        End If
        x = Mid(Kode.Text, 3, 3)
        If x = "001" Then
            Nama.Text = "Flash 4 GB"
        ElseIf x = "002" Then
            Nama.Text = "Flash 2 GB"
        Else
            Merk.Text = "-"

        End If
        If Merk.Text = "Thosiba" And Nama.Text = "Flash 4 GB" Then
            Harga.Text = "105000"
        ElseIf Merk.Text = "Thosiba" And Nama.Text = "Flash 2 GB" Then
            Harga.Text = "75000"
        ElseIf Merk.Text = "V-Gen" And Nama.Text = "Flash 4 GB" Then
            Harga.Text = "90000"
        ElseIf Merk.Text = "V-Gen" And Nama.Text = "Flash 2 GB" Then
            Harga.Text = "60000"
        Else
            Harga.Text = "-"

        End If

    End Sub

    Private Sub BBersih_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BBersih.Click
        No.Text = ""
        Kode.Text = ""
        Nama.Text = ""
        Merk.Text = ""
        Harga.Text = ""
        Jumlah.Text = ""
        Total.Text = ""
    End Sub

    Private Sub BKeluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BKeluar.Click
        End
    End Sub

    Private Sub Total_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Total.TextChanged

    End Sub

    Private Sub BHPilih_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BHPilih.Click
        LV.Items.Remove(LV.SelectedItems(0))
    End Sub

    Private Sub BHSemua_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BHSemua.Click
        LV.Items.Clear()
    End Sub

    Private Sub BSimpan_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BSimpan.Click
        Call isitabel()
        No.Text = ""
        Kode.Text = ""
        Nama.Text = ""
        Merk.Text = ""
        Harga.Text = ""
        Jumlah.Text = ""
        Total.Text = ""
    End Sub

    Private Sub Jumlah_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Jumlah.TextChanged
        Total.Text = Val(Harga.Text) * Val(Jumlah.Text)
    End Sub
End Class


HASIL










Sabtu, 06 Desember 2014

Pengertian Algoritma C++

C++ adalah bahasa pemrograman komputer C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an, Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).

Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.


Sejarah Perkembangan, Definisi dan Struktur Program Dalam Bahasa C

Sejarah C++
Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.
Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.
Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.
Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakancfro nt. C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.
Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.
Bahasa C adalah salah satu bahasa pemrograman yang populer di dunia dan mempunyai kemampuan lebih dari bahasa pemrograman yang lain. Banyak sekali aplikasi-aplikasi yang ditulis dalam bahasa C, atau paling tidak inti utama programnya ditulis dalam bahasa C. Bahkan, Software Development Kit untuk Windows ditulis dalam bahasa C. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang sifatnya portable, yaitu dengan sedikit atau tanpa perubahan, suatu program yang ditulis dengan bahasa C pada suatu komputer dapat dijalankan pada komputer lain.
Struktur Bahasa C++
Contoh 1 :
Hasil :
// my first program in C++
Hello World!
#include <iostream.h>
int main ()
{
cout << “Hello World!”;
return 0;
}
Sisi kiri merupakan source code, yang dapat diberi namahiworld.cpp dan sisi kanan adalah
hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.
Program diatas merupakan salah satu program paling sederhana dalam C++, tetapi dalam program tersebut mengandung komponen dasar yang selalu ada pada setiap pemrograman C+ +. Jika dilihat satu persatu
:
// my first program in C++
Baris ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring (//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap program. Dapat digunakan oleh programmer untuk menyertakan penjelasan singkat atau observasi yang terkait dengan program tersebut.
#include <iostream.h>
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler. Dalam kasus ini kalimat#include <iostream.h> memberitahukan preprocessor kompiler untuk
menyertakan header file standardiostrea m. File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C++ dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.
int main ()
Baris ini mencocokan pada awal dari deklarasi fungsima in. fungsimain merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi. Diletakan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dari fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++ memiliki fungsimain.
main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada C++, semua
fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung() dimana, dapat berisi argumen didalamnya. Isi dari fungsimain selanjutnya akan mengikuti,berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}), seperti dalam contoh.
cout << “Hello World”;
Intruksi ini merupakan hal yang paling penting dalam program contoh.co ut merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya monitor).cout dideklarasikan dalam header file iostream.h, sehingga agar dapat digunakan maka file ini harus disertakan. Perhatikan setiap kalimat diakhiri dengan tanda semicolon (;). Karakter ini menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir instruksi pada program C++ manapun.
return 0;
Intruksireturn menyebabkan fungsima in( ) berakhir dan mengembalikan kode yang mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus ini0. Ini merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengakhiri program.
Tidak semua baris pada program ini melakukan aksi. Ada baris yang hanya berisi komentar
(diawali //), baris yang berisi instruksi untuk preprocessor kompiler (Yang diawali
#),kemudian baris yang merupakan inisialisasi sebuah fungsi (dalam kasus ini, fungsi main)
dan baris yang berisi instruksi (seperti,cout <<), baris yang terakhir ini disertakan dalam
blok yang dibatasi oleh kurung kurawal ({}) dari fungsimain
Struktur program dapat dituliskan dalam bentuk yang lain agar lebih mudah dibaca, contoh :
int main ()
{
cout << ” Hello World “;
return 0;
}
Atau dapat juga dituliskan
:
int main () { cout << ” Hello World “; return 0; }
Dalam satu baris dan memiliki arti yang sama dengan program-program sebelumnya. pada C++
pembatas antar instruksi ditandai dengan semicolon (;) pada setiap akhir instruksi.
Contoh 2
:
Hasil :
// my second program in C++
Hello World! I’m a C++ program
#include <iostream.h>
int main ()
{
cout << “Hello World! “;
cout << “I’m a C++ program”;
return 0;
}
imagec-292x300
  • Struktur Program Dalam Bahasa C
1. Pre Processor
Adalah bagian-bagian kode pada program yang dijalankan pertama kali dan melakukan proses tertentu.
Contoh :
#include
#define
2. Main Function
Adalah fungsi di dalam bahasa C yang pertama kali dijalankan pada waktu program di eksekusi. Program bisa dijalankan jika ada main function. Dalam satu program maximal jumlahnya 1 main function.
Contoh : void main (void)
3. Function
Adalah suatu kumpulan instruksi/perintah/program yang dikelompokkan menjadi satu, letaknya terpisah dari program yang menggunakan fungsi tersebut, memiliki nama tertentu yang unik, dan digunakan untuk mengerjakan suatu tujuan tertentu. Dalam bahasan pemograman lain fungsi dapat disebut sebagai subrutin (basic, VB) atau procedure (pascal,Delphi)
Contoh : void segitiga (void) //ini adalah fungsi untuk membuat segitiga dalam pemograman bahasa C++
  • Keuntungan Fungsi :
1. Dapat melakukan pendekatan top-down dan divide-and-conquer:
2. Top-down: penelusuran program mudah.
3. Divide-and-conquer: program besar dapat dipisah menjadi program-program kecil.
4. Kode program menjadi lebih pendek, mudah dibaca, dan mudah dipahami.
5. Program dapat dikerjakan oleh beberapa orang sehingga program cepat selesai dengan koordinasi yang mudah.
6. Mudah dalam mencari kesalahan-kesalahan karena alur logika jelas dan sederhana Kesalahan dapat dilokalisasi dalam suatu modul tertentu saja.
7. Modifikasi program dapat dilakukan pada suatu modul tertentu saja tanpa mengganggu program keseluruhan
8. Fungsi – fungsi menjadikan program mempunyai struktur yang jelas.
9. Dengan memisahkan langkah – langkah detail ke satu atau lebih fungsi – fungsi, maka fungsi utama (main) akan menjadi lebih pendek, jelas dan mudah dimengerti.
10. Fungsi -fungsi digunakan untuk menghindari penulisan program yang sama yang ditulis secara berulang – ulang. Langkah – langkah tersebut dapat dituliskan sekali saja secara terpisah dalam bentuk fungsi. Selanjutnya bagian program yang membutuhkan langkah – langkah ini tidak perlu selalu menuliskannya, tidak cukup memanggil fungsi tersebut.
11. Mempermudah dokumentasi.
12. Reusability: Suatu fungsi dapat digunakan kembali oleh program atau fungsi lain.
  • Sifat-sifat fungsi :
1. Nilai fan-in tinggi, artinya semakin sering suatu modul dipanggil oleh pengguna semakin tinggi nilai fan-in.
2. Nilai Fan-out rendah, artinya semakin spesifik fungsi suatu modul akan semakin rendah nilai fan-out.
3. Memiliki Self-contained tinggi: artinya kemampuan untuk memenuhi kebutuhannnya sendiri.
DEFINISI DAN PENGENALAN ALGORTIMA

Definisi

Definisi algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyeselaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata logis (logika) merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus dapat ditentukan bernilai benar atau salah.

Algoritma Dalam Kehidupan

Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma. Namun algoritma juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya resep makanan. Di dalam resep makanan terdapat langkah-langkah yang merupakan algoritma. Selain itu masih banyak contoh algoritma yang lain.

Bahasa Pemrograman

Untuk melaksanakan suatu algoritma diperlukan suatu bahasa pemrograman, contoh bahasa pemrograman adalah : Pascal, C++, Basic, dll. Notasi algoritma dapat diterjemahkan kedalam bahasa pemrograman apapun, dengan kata lain notasi algoritma bersifat independen.

Flowchart

Suatu flowchart adalah suatu representasi secara diagram yang mengilustrasikan urutan dari operasi yang dilakukan untuk mendapatkan suatu hasil. Dengan kata lain, flowchart membantu kita untuk mengerti dan melihat bentuk algoritma dengan menampilkan algoritma dalam simbol-simbol gambar.
1
Dalam menggambar flowchart, digunakan simbol tertentu seperti diatas. Contoh berikut bisa digunakan untuk lebih mengerti perbedaan kegunaan simbol-simbol tersebut. Misal kita ingin mencari jumlah dari 2 buah bilangan, maka flowchart-nya adalah sebagai berikut :
2
Contoh lain, misalkan kita ingin mengetahui apakah sebuah bilangan ganjil atau genap. Untuk itu kita harus membuat flowchart seperti ini :
3

Pseudo Code

Pseudo Code adalah urutan baris algoritma seperti kode pemrograman dan tidak memiliki sintak yang baku. Pseudo Code lebih umum digunakan oleh programmer yang berpengalaman. Akan tetapi, flowchart lebih mudah dimengerti oleh programmer pemula, pseudo code sangat mudah diimplementasikan ke dalam kode program dibandingkan dengan flowchart. Kita bisa bebas menulis pseudo code selama itu mudah dimengerti bagi orang lain. Tetapi disarankan untuk menggunakan keyword yang umum digunakan seperti : if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya. Dan ikuti gaya penulisan pemrograman seperti Pascal, C++, dll. Perhatikan kode dibawah ini :
  1. Mulai
  2. Masukkan sebuah angka
  3. Masukkan sebuah angka dan tampilkan
  4. Ambil angka yang sebelumnya dan tampilkan
  5. Selesai
Walaupun pseudo code diatas masih bisa dimengerti tetapi ada beberapa statemen yang ambigu. Dari baris kedua, kita tidak tahu kemana angka tersebut disimpan dan kita juga tidak tahu angka yang mana yang dimaksud untuk “angka yang sebelumnya”. Apakah angka yang pertama atau yang kedua. Pseudo Code diatas dapat dimodifikasi menjadi seperti berikut :
  1. Start
  2. Masukkan A
  3. Masukkan B, Tampilkan B
  4. Tampilkan A
  5. End
Pseudo Code diatas lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kita bisa dengan jelas melihat dimana angka disimpan dan angka yang mana yang ditampilkan. Sekarang kita akan mengubah flowchart pada gambar 1.2
  1. Start
  2. Masukkan A dan B
  3. C = A + B
  4. Tampilkan C
  5. End
Komentar
Komentar adalah bagian dari program yang diabaikan oleh kompiler. Tidak melaksanakan aksi apapun. Mereka berguna untuk memungkinkan para programmer untuk memasukan catatan atau deskripsi tambahan mengenai program tersebut. C++ memiliki dua cara untuk menuliskan komentar :
//
Komentar baris
/*
Komentar Blok */
Komentar baris, akan mengabaikan apapun mulai dari tanda (//) sampai akhir dari baris yang
sama. Komentar Blok, akan mengabaikan apapun yang berada diantara tanda /* dan */

Pengertian dari C++ Beserta Fungsi-fungsinya

Definisi
Berbicara mengenai C++ biasanya tidak lepas dari C, sebagai bahasa pendahulunya. Pencipta C adalah Brian W. Kerninghan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972, dan sekitar satu dekade setelahnya diciptakanlah C++, oleh Bjarne Stroustrup dari Laboratorium Bell, AT&T, pada tahun 1983. C++ cukup kompatibel dengan bahasa pendahulunya C. Pada mulanya C++ disebut “ a better C “. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada tahun 1983, yang berasal dari operator increment pada bahasa C. Keistimewaan yang sangat berari dari C++ ini adalah karena bahasa ini mendukung Pemrograman Berorientasi Objek ( OOP / Object Oriented Programming).

Program C++ dapat ditulis dengan menggunakan berbagai editor teks, seperti EDIT (milik DOS), WordStar, SideKick, ataupun menggunakan editor bawaan dari kompiler. Program C++ biasa ditulis dengan nama ektensi .CPP (dari kata C Plus Plus). Agar program bisa dijalankan (dieksekusi), program harus dikompilasi terlebih dahulu dengan menggunakan kompiler C++.
Borland C++ dan Turbo C++ adalah contoh media editor sekaligus sebagai Compiler.



Memasukkan data dan menampilkan data/informasi merupakan tindakan yang sering dilakukan dalam pemrograman. Penampilan data/informasi biasanya ditujukan ke piranti layar (monitor), sedangkan pemasukan data biasanya dilakukan melalui keyboard.
MENAMPILKAN DATA/INFORMASI KE LAYAR

Untuk keperluan penampilan data/informasi, Turbo C menyediakan sejumlah fungsi, diantaranya adalah PRINTF ( ), PUTS ( ) dan PUTCHAR ( )

PRINTF ( )
Merupakan fungsi yang paling umum digunakan dalam menampilkan data. Berbagai jenis data dapat ditampilkan ke layar dengan fungsi ini.
Bentuk penulisan : printf(“string kontrol”, argumen1, argumen2, …);
- String kontrol dapat berupa keterangan yang akan ditampilkan pada layar beserta penentu format seperti %d, %f. Penentu format dipakai untuk memberi tahu kompiler mengenai jenis data yang akan ditampilkan
- Argumen adalah data yang akan ditampilkan ke layar. Argumen ini dapatr berupa variabel, konstanta atau ungkapan

PUTS ( )
Fungsi ini digunakan khusus untuk menampilkan data string ke layar. Sifat fungsi ini, string yang ditampilkan secara otomatis akan diakhiri dengan \n (pindah baris). Dibandingkan dengan printf(), perintah ini mempunyai kode mesin yang lebih pendek.
PUTCHAR ( )
Digunakan khusus untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan perpindahan baris, misalnya :
putchar(‘A’); sama dengan printf(“%c”, A);
MEMASUKKAN DATA DARI KEYBOARD
Data dapat dimasukkan lewat keyboard saat eksekusi berlangsung. Fungsi yang digunakan diantaranya adalah : scanf ( ), getch ( ), dan getche ( ) .

SCANF ( )
Merupakan fungsi yang dapat digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data. Bentuk scanf ( ) sesungguhnya menyerupai fungsi printf ( ) yang melibatkan penentu format. Bentuk penulisan : scanf(“string kontrol”, daftar argumen);
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian scanf yaitu :
1. scanf memberi pergantian baris secara otomatis, artinya Anda tidak perlu memberi \n untuk berpindah ke baris berikutnya.
2. scanf memakai penentu format, tetapi tidak memerlukan penentu lebar field. Contoh yang salah : scanf(“10.2f”,&gaji);
3. Variabel yang dipakai di dalam scanf harus didahului dengan operator alamat (&).

MEMASUKKAN BEBERAPA DATA SECARA BERSAMA-SAMA
Data dapat dimasukkan secara bersama-sama dalam satu baris. Setiap data dipisahkan oleh sebuah karakter. Karakter-karakter yang dapat bertindak sebagai pemisah data adalah :
- Koma (‘)
- Garis hubung (-)
- Titik dua (:)
- Spasi

GETCH ( ) dan GETCHE ( )
Dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan enter. Fungsi getch() merupakan singkatan dari get character artinya baca karakter tetapi isian data yang dimasukkan tidak akan ditampilkan di layar.
Nama fungsi getche() sebenarnya adalah singkatan dari get character and echo, artinya baca karakter lalu tampilkan di layar. Jadi setelah mengetikkan sebuah huruf, huruf tersebut akan ditampilkan di layar tanpa menekan enter.
Catatan :
- Program yang menggunakan printf(), putchar(), scanf() dan puts() mengandung baris yang berisi #include
- Program yang melibatkan getche() atau getch() mengandung baris yang berisi #include

FUNGSI-FUNGSI NUMERIK
Turbo C mempunyai kurang lebih 450 fungsi dan makro yang dapat dipanggil dari program yang telah dibuat. Fungsi-fungsi tersebut meliputi berbagai hal, misalnya :
- Proses Input Output tingkat tinggi dan tingkat rendah
- Manipulasi string dan file
- Alokasi memori
- Kontrol Proses
- Konversi data
- Perhitungan matematik

Fungsi-fungsi tersebut ada di dalam file library-nya (Cx.LIB, Mathx.LIB dan Graphics.LIB). Huruf x diganti dengan model memori yang dipakai.
Fungsi-fungsi tersebut disimpan di dalam file header (*.H). Fungsi tersebut dapat digabungkan ke dalam program dengan menyertakan file header yang mengandung fungsi atau rutin yang dipakai.

FUNGSI SQRT
Fungsi : Menghitung akar positif dari sebuah bilangan bulat
Include : #include

FUNGSI POW
Fungsi : Menghitung xy
Include : #include

FUNGSI TAN
Fungsi : Menghitung nilai tangent dari sebuah sudut
Include : #include
Fungsi tan menghitung nilai tangent dari sudut x. Sudut x dalam satuan radian. Jika sudut x yang diberikan dekat dengan phi/2 atau –phi/2, hasilnya adalah 0.

FUNGSI DIV
Fungsi : Membagi dua bilangan bulat, memberikan hasil bagi dan sisanya
Include : #include

FUNGSI CEIL
Fungsi : Membulatkan ke atas
Include : #include

FUNGSI FLOOR
Fungsi : Membulatkan ke bawah
Include : #include
Fungsi floor menghasilkan bilangan bulat terbesar yang tidak lebih dari x

FUNGSI EXP
Fungsi : Menghitung ex
Include : #include

FUNGSI MAX
Fungsi : Memberikan bilangan yang lebih besar dari 2 bilangan yang diberikan
Include : #include

FUNGSI MIN
Fungsi : Memberikan bilangan yang lebih kecil dari 2 bilangan yang diberikan
Include : #include

Credit : http://comput-techno.blogspot.com/2013/01/pengertian-dari-c-beserta-fungsi.html#ixzz3L8gIOvNH

Cryptool, Software Kriptografi dan Kriptoanalisis

Cryptool adalah software gratis yang berfungsi analisis kriptografi. Fitur yang tersedia disini sudah lumayan lengkap. Bisa dibilang ini Maple-nya Kriptografi.  Software ini berguna bagi yang sedang belajar kriptografi. Biasanya buat anak matematika nih.
Photobucket
tampilan awal Cryptool
Photobucket
fitur metode enkripsi
Photobucket
enkripsi "Kriptografi" dengan key "kursi"
bandingkan jika sekarang kita menggunakan alat-alat ini untuk memecahkan enkripsi
german lorentz cipher
German Lorentz Cipher Machine
ancient greek scytale
The Ancient Greek Scytale
enigma machine
Enigma Machine - World War II

Belajar Kriptografi/Enkripsi Lebih Mudah Dg Program Gratis CrypTool

agi mahasiswa atau praktisi IT yang mempelajari tentang Kriptografi (ilmu tentang enkripsi data atau tulisan, kode rahasia dan sebagainya, lihat definisi kriptografi di kbbi), biasanya tidak mudah untuk belajar dengan hanya membaca saja. Jika ada diagram atau visualisasi tentu akan lebih memudahkan, dan salah satu program/software gratis untuk membantu mempelajari kriptografi yang cukup lengkap adalah CrypTool.
CrypTool 2 merupakan program gratis (Open Source) yang dikembangkan oleh tim dari University of Kassel (Jerman), termasuk juga beberapa professor menjadi tim intinya. Program ini sangat bermanfaat, terutama mahasiswa IT yang sedang mempelajari masalah atau kuliah tentangKriptografi. Tetapi bagi pengguna umum atau praktisi komputer juga bisa bermanfaat terutama yang ingin mempelajari tentang algoritma atau metode berbagai algoritma enkripsi yang sebenarnya sudah kita gunakan sehari-hari (misalnya membuka website dengan https) atau ingin tahu dan memecahkan sendiri bagaimana pesan rahasia yang digunakan dalam masa Perang Dunia.
cryptool-enigma
Untuk fiturnya tidak perlu diragukan lagi, karena CrypTool menyediakan lebih dari 300 algoritma yang bisa digunakan. Pengguna bisa menyesuaikan sendiri berbagai parameter atau indikator yang akan digunakan untuk setiap algoritma. Tidak heran jika program ini telah menerima berbagai penghargaan dalam bidang keamanan.
Beberapa fiturnya antara lain :
  • Memberikan antarmukan untuk mempelajari berbagai algoritma kriptografi, termasuk visualisasi yagn bisa diatur berbagai parameternya
  • Tampilan menggunakan antaramuka Office 2007
  • Menyediakan berbagai algoritam Cipher klasik, seperti Caesar, Enigma, Hill Cipher, M209, Solitaire, Substitution, XOR, Trasnposition dan sebagainya
  • Menyediakan berbagai algoritma Cipher modern baik Algoritma kunci Simetris (misalnya AES, DES, HC128, Camellia, RC2, RC4, Salsa20, SDES, TEA, Twofish, dan sebagainya) ataupun Algoritma Kunci Asimetris (DGK, Paillier, RSA, RSA Key Generator)
  • Beberapa algoritma atau metode dalam Stenografi, seperti penyisipan, LSB dan Permutasi
  • Berbagai algoritma fungsi Hash, seperti CRC, Keccak, MD5. PKCS, RIPEMD160, SHA, Tiger dan Whirpool
  • Menyediakan fitur Cryptanalist, atau ilmu untuk memecahkan data yang di enkripsi tanpa menggunakan kuncinya, misalnya dengan mempelajari kepadatan huruf. Disediakan berbagai metode untuk memecahkan algoritma berbagai algoritma enkripsi, seperti Caesar Analyser, Cube Attack, Enigma, IDP Analyser, Key Searcher, Solitaire Analyser, Transposition, Frequency Test, Prime Test, Factorizer dan sebagainya
  • Tersedia berbagai protokol seperti HMAC< LSFR, NLFSR, Oblivious, Coin Flipping, WEP Protokol dan sebagainya
    Berbagai perangkat simulasi seperti AN, OR, NOT, XOR, Boolean Input, Clock, Gate, Variabel Load, Splitter, Random generator, Input tet, output dan sebagainya
Penggunaannya yang belum terbiasa dengan drag and drop dengan tampilan yang kurang familiar, mungkin awalnya agak kesulitan, tetapi setelah beberapa kali dipalajari seharusnya akan semakin mudah. Dengan fitur ini, maka kita bisa menggabungkan berbagai algoritma sendiri sesuai dengan kreatifitas.
visualisation
Daftar diatas hanya beberapa fitur yang bisa dituliskan, karena untuk masing-masing fitur diberikan berbagai fitur lebih daetail yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan sendiri. Untuk mencobanya silahkan mengunduh CrypTool 2 (58.3 MB)

Membuat Enkripsi dengan Kriptografi MD5 di VB.Net

Mungkin masih banyak yang bingung dengan istilah Kriptografi. Apa seh Kriptografi itu ? secara umum adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan berita. Selain pengertian tersebut terdapat pula pengertian ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data.
Dalam Kriptografi ini, dikenal 3 macam istilah penting yaitu, Plain Text, Key, dan Chiper Text. Plain Text adalah pesan sebenarnya yang ingin dikirimkan. Plain Text ini biasanya bersifat sangat rahasia. Key adalah Kunci yang digunakan baik untuk menyandikan atau mengubah sandi menjadi bentuk pesan sebenarnya. Key ini biasanya hanya diketahui oleh pihak – pihak yang berkepentingan. Chiper Text adalah sebuah sebuah kalimat yang tersusun atas huruf – huruf yang tidak beraturan sehingga tidak memungkinkan untuk dibaca.
Tujuan sebenarnya teknik-teknik dengan istilah-istilah di atas adalah untuk menyamarkan data asli menjadi data baru dalam bentuk atau format lain, supaya orang lain selain si pemilik hak akses ke data tersebut tidak bisa melihat atau mengaksesnya.
Disini saya ingin berbagi bagaimana mengenkrip sebuah string dengan teknik hasil kriptografi MD5 dimana hash value nya bisa mencapai 128-bit. Fungsi ini diterapkan menggunakan Visual Studio 2012 dan diterapkan pada sebuah textbox. Untuk tampilannya mungkin bisa seperti ini.
membuat enkripsi dengan kriptografi md5 di vb.net  Kriptografi MD5 pada Visual Basic .Net Enkripsi Password VB.Net Cara Enkripsi Data Pada VB.Net
Membuat Enkripsi dengan Kriptografi MD5 di VB .Net
Untuk baris syntaxnya, sobat Coding bisa lihat sebagai berikut :
Public Class Enkripsi
Private Sub Enkripsi_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
TextBox2.ReadOnly = True
TextBox1.Select()
End Sub
Public Function computeHash(ByVal textToHash As String) As String
‘//dibawah ini adalah sebuah fungsi untuk mengenkripsi text dengan metode MD5
Dim MD5 As New System.Security.Cryptography.MD5CryptoServiceProvider()
Dim Bytes() As Byte = MD5.ComputeHash(System.Text.Encoding.ASCII.GetBytes(textToHash))
Dim s As String = Nothing
For Each by As Byte In Bytes
s += by.ToString(“x2″)
Next
Return s
End Function
Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
TextBox2.Text = computeHash(TextBox1.Text)
End Sub
Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click
TextBox1.Clear()
TextBox2.Clear()
TextBox1.Select()
End Sub
End Class

Membuat Program Aplikasi Kriptografi Gronsfeld Pada VB.Net Sunday, January 12, 20140 komentar



Public Class Kriptografi_Gronsfeld

    Private Sub Kriptografi_Gronsfeld_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        plainteks.Text = ""
        kunci.Text = ""
        chiperteks.Text = ""
    End Sub

    Private Sub btnenkripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnenkripsi.Click
        Dim j As Integer
        Dim jum As Integer
        Dim sKey As String
        Dim nKata As Integer
        Dim nKunci As Integer
        Dim sKata As String
        Dim sPlain As String = ""
        Dim nEnc As Integer
        j = 0
        sKata = plainteks.Text
        jum = Len(sKata)
        sKey = kunci.Text
        For i = 1 To jum
            If j = Len(sKey) Then
                j = 1
            Else
                j = j + 1
            End If
            nKata = Asc(Mid(sKata, i, 1)) - 65

            nKunci = Asc(Mid(sKey, j, 1)) - 48

            nEnc = ((nKata + nKunci) Mod 26)
            sPlain = sPlain & Chr((nEnc) + 65)
        Next i
        chiperteks.Text = sPlain
    End Sub

    Private Sub plainteks_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles plainteks.KeyPress
        If ((e.KeyChar >= "0" And e.KeyChar <= "9") And e.KeyChar <> vbBack) Then e.Handled = True
    End Sub

    Private Sub kunci_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles kunci.KeyPress
        If Not ((e.KeyChar >= "0" And e.KeyChar <= "9") Or e.KeyChar = vbBack) Then e.Handled = True
    End Sub
End Class

Pemrograman linear

Dalam matematikapemrograman linear ialah teknik optimisasi yang melibatkan variabel-variabel linear. Dalam model pemrograman linear dikenal dua macam fungsi, yaitu fungsi objektif (objective function) dan fungsi kendala (constraint function) yang linear.
Pemrograman linear dapat direpresentasikan dalam notasi matematis sebagai berikut:
Maksimalkan \mathbf{c}^T \mathbf{x}
dengan syarat Ax \leq b
dan x \geq 0
Dalam hal ini, x ialah vektor variabel, sedangkan c dan b ialah vektor koefisien dan A ialah matriks koefisien. Fungsi objektifnya ialah ekspresi yang hendak dimaksimalkan atau diminimalkan (yaitu cTx). Persamaan Ax ≤ b ialah fungsi kendala yang menunjukkan polihedron konveks tempat fungsi objektifnya dioptimisasi.
Pemrograman linear dapat diterapkan pada berbagai bidang studi. Metode ini paling banyak digunakan dalam bisnis dan ekonomi, namun juga dapat dimanfaatkan dalam sejumlah perhitungan ilmu teknik. Misalnya, dalam ekonomi, fungsi tujuan dapat berkaitan dengan pengaturan secara optimal sumber-sumber daya untuk memperoleh keuntungan maksimal atau biaya minimal, sedangkan fungsi batasan menggambarkan batasan-batasan kapasitas yang tersedia yang dialokasikan secara optimal ke berbagai kegiatan. Industri yang memanfaatkan pemrograman linear di antaranya ialah industri transportasi, energi, telekomunikasi, dan manufaktur. Pemrograman linear juga terbukti berguna dalam membuat model berbagai jenis masalah dalam perencanaan, perancangan rute, penjadwalan, pemberian tugas, dan desain.